Rabu, 31 Oktober 2012

Tupac Amaru Shakur

How many brothas fell victim to tha streetz 
Rest in peace young nigga
There's a Heaven for a 'G' be a lie
If I told ya that I never thought of death my niggas
We tha last ones left but life goes on.



Itu penggalan lirik dari lagu Life Goes On yg pertama kali gue dengar, agak menyentuh sisi sensitif gue yang gak keliatan. Itu lagu dari salah satu legenda musik rap yang pernah ada (agak geli juga gue dengernya).
Lagu itu mengisahkan tentang kematian 2 orang sahabat Tupac yaitu Kato dan Mental yang tertembak oleh seseorang yang ingin mencuri mobilnya.
Lagu ini adalah lagu pertama Pac yang gue dengerin. Tapi siapa itu Pac??


Tupac Amaru Shakur, pria keturunan negro yang terlahir dengan nama Parish Lesane Crook di New York City tanggal 16 Juni 1971 dan meninggal di Las Vegas tanggal 13 September 1996 pada umur 25 tahun.
Pac merupakan rapper tersukses dunia karena ia menjual lebih dari 73 juta album di dunia termasuk 44,5 juta di AS. Nama ibunya adalah Afeni Shakur dan Pac mempunyai istri yaitu Keisha Shakur. (ini gue copas dari Wiki)

Tapi sebelum dia dia menjadi seorang rapper yang sukses dulunya dia hanya seorang pemuda biasa, punya kehidupan normal kaya manusia biasa. Makan, minum, buang air, punya banyak teman, yah kaya orang2 kebanyakan lah. Ada satu fakta unik dari Tupac, sekalipun dia terkenal dengan kehidupannya yang mirip "Gangster" tapi dulunya dia belajar di sekolah seni yang bernama Baltimore School for the Arts. Disana dia belajar menari balet dan akting (ini gue gak mengada2 tapi emang kenyataan). Album pertamanya dibuat tahun '91 yaitu "2Pacalypse Now" dengan single "Brenda's Got a Baby" disusul album keduanya "Strictly 4 My N. I. G. G. A. Z" yang terkenal dengan 2 singlenya yaitu "I Get Around" dan "Keep Ya Head Up". Dua album itu cukup membuat dia menjadi seorang rapper yg disegani di AS, dan disinilah awal mula kebengalan Pac terlihat.

Cara dia membawakan lagu dan lirik lagu2nya yang terlihat begitu bersemangat seperti seorang ketua demo mahasiswa jaman Orde Baru sepertinya mulai terlihat di kehidupan aslinya. Mulai dari kasus pemukulan seorang sutradara yang bernama Allen Hughes, pemakaian obat2 terlarang sampai tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang wanita. Ketika Pac disidangkan atas tuduhan pemerkosaan tadi,sehari sebelum keputusan sidang dibacakan Pac ditembak 5 kali dalam peristiwa perampokan. Tapi Pac menuduh bahwa dalang dari penembakan itu adalah orang2 dari label rekaman "Bad Boys".
Ditahun '95 setelah dia keluar dari penjara atas tuduhan pelecehan seksual, Pac meluncurkan album baru yaitu "Me Against the World". Tapi lagi2 Pac masuk penjara selama 8 bulan tapi dibebaskan bersyarat oleh seorang penjamin yaitu  Marion "Suge" Knight. Suge adalah bos dari label rekaman Death Row. Tapi Pac harus membuat 3 album sebagai "imbalan " kebaikan hati Suge kepadanya. Dan tahun '96 Pac mengeluarkan album yang bakal menjadikan dirinya legenda rap yaitu "All Eyes On Me"  yang berisi single seperti Life Goes On, California Love duet dengan Dr. Dre, Heartz of Men, dan masih banyak lagi. Ini merupakan album terbaik yang pernah ia buat sepanjang hidupnya. 
Dengan Label yang baru dan orang2 baru inilah Pac membangun "Kerajaan Rap" nya yang baru. Dendamnya pada Bad Boys dan semua orang yang terlibat didalamnya begitu besar. Yah, siapapun pasti merasa benci ketika disaat kita dilanda musibah, ternyata orang terdekat kita malah ingin membunuh kita.
Dan inilah puncak dari rivalitas East Coast dan West Coast.

East Coast adalah sekumpulan orang dari pantai  timur Amerika yang berpusat di New York dengan The Notorious B.I.G aka Biggie Small sebagai ketuanya dari label Bad Boys, sedangkan West Coast adalah sekumpulan orang dari pantai barat Amerika yang berpusat di California dengan ketuanya yang tidak lain adalah Pac sendiri dari label Death Row.
Jika Eminem punya D12 sebagai teman2nya maka Pac juga punya, mereka bernama Outlaws.
Disini ada hal yang menarik, Pac selalu menamai dirinya Makaveli yang maksudnya Niccolò Machiavelli, sedangkan anggota2 yang lainnya diberi nama seperti diktator2 atau pemimpin terkenal dari negara lain seperti:
  1. Yaki Kadafi sebagai jelmaan diktator Libya yaitu Muammar Gaddafi  
  2. Hussein Fatal sebagai jelmaan dikatator Irak yaitu Saddam Hussein
  3. Mussolini (sebelumnya bernama Big Syke), sebagai jelmaan diktator Italia yaitu Benito Mussolini
  4. Komani (saudara tiri Pac yang dulunya bernama Mopreme Shakur ) sebagai jelmaan Pemimpin Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini
  5. Kastro sebagai jelmaan dikatator Kuba yaitu Fidel Castro
  6. E.D.I. Mean sebagai jelmaan dikatator Uganda yaitu Idi Amin
  7. Napoleon sebagai jelmaan Pemimpin dari Perancis yaitu Napoleon Bonaparte 
    Sumber: http://stuffpoint.com/2pac/image/131325/tupac-and-the-outlawz-picture/
Bersama ketujuh temannya ini Pac membuat diss (lagu untuk menghina atau menyerang orang/kelompok lain) yang judulnya Hit 'Em Up. Pac membuat sebuah lirik yang menyatakan bahwa dia pernah meniduri istri Biggie, dan dia juga menyerang semua anggota Bad Boys bahkan orang yang tidak punya masalah dengan dia pun ikut terbawa dalam lagu ini yaitu Chino XL. Hal inilah yang membuat dia dibenci oleh banyak orang dan dia pun memiliki banyak musuh. Biggie pun tak tinggal diam, dia langsung membalasnya dengan sebuah lagu Who Shot 'Ya. Didalam lagu itu Biggie mengatakan akan menembak Pac kepala Pac sebanyak 6 kali jika Pac "banyak bicara".

Sampai akhirnya hari kematiannya tiba. Tepatnya 7 September 1996 di Las Vegas, waktu itu Pac dan  temannya yang tengah pulang sehabis menonton pertandingan tinju Mike Tyson. Disaat perjalanan pulang itu tiba tiba mobil mereka dihampiri sebuah mobil lain yang langsung menyerang mereka. Pac ditembak 4 kali. Dan enam hari sesudah ditembak, tepatnya 13 September 1996 Pac tewas karena kegagalan pernapasan dan gagal jantung di rumah sakit University Medical Center, Las Vegas.
Walaupun hidupnya singkat tapi sentuhan karya2nya begitu melekat pada perkembangan musik rap sesudahnya. Banyak rapper2 sesudah era Pac yang terinspirasi darinya seperti Jay Z , Snoop Dogg dan 50 Cent. Kematiannya yang begitu cepat membuat banyak orang merasa kehilangan, terutama teman2 dekatnya membuat mereka dendam terhadap pelaku pembunuhannya. Dan mereka yakin bahwa pelakunya adalah Biggie Small dari Bad Boys (walaupun semua tuduhan tsb tidak pernah terbukti. Tapi setelah 6 bulan setelah kematian Pac, Biggie pun akhirnya terbunuh dengan cara yang sama di Los Angeles pada 1997). Jasad Pac kemudian dikremasikan kemudian sebagian abunya disebarkan di kota Los Angeles, sebagian lagi diberikan kepada ibunya yaitu Afeni Shakur dan sebagiannya lagi dipakai oleh teman2nya yaitu anggota Tha Outlaws sebagai campuran ganja kemudian mereka hisap bersama sama.


Life Goes On, Pac!!