Minggu, 28 Februari 2016

Jalan Keluar Dari Sebuah Masalah

Suatu hari seorang teman datang kepada saya. Dia mengeluarkan unek-uneknya tentang IPK-nya yang tidak bisa memenuhi standar untuk membuat Tugas Akhir. Saya jadi teringat bagaimana nasib Tugas Akhir yang (di dalam mimpi) sedang saya kerjakan. Berat rasanya setiap kali saya memikirkan Tugas Akhir ini.

Memikirkan.
Hanya memikirkan.
Tidak pernah dikerjakan.

Itu masalahnya. Lalu bagaimana jalan keluarnya???

Mengenai Tugas Akhir, saya rasa hanya tinggal eksekusinya saja, karna memang, selain filsafat dan sesuatu yang cabul, kita tidak akan menciptakan sesuatu hanya dengan memikirkannya saja. Ora et labora. Ini penting. Melakukan sesuatu tanpa meminta berkat dari Sang Pencipta adalah sia-sia. Jadi sih jadi, tapi sia-sia. Gak tau juga sebelah mananya yang sia-sia. Pokoknya gitulah teorinya. Saya percaya, bahwasanya Sang Pencipta semesta itu baik. Dia tidak akan tinggal diam melihat ciptaannya di dalam kesusahan. Dia mungkin tidak mengeluarkan kita dari masalah, tapi Dia memberikan kita kekuatan untuk melalui itu semua. Dia memberikan saya dan anda kemampuan untuk melihat jalan keluar dari setiap masalah dan setiap peluang dari masalah. Dia memberikan kemampuan, bukan...........bukan kepada anda, tapi kepada saya, yaitu kemampuan menggunakan tombol khusus alt+tab dan ctrl+f, supaya saya bisa membantu teman saya tadi. Saya percaya, dengan kemampuan ini, masalah teman saya tadi bisa diatasi. Ini satu-satunya cara untuk melewati masa-masa sulit itu. Jadi, tolonglah...hargai kemampuan saya itu dengan bayaran yang sepantasnya.




NB: Tulisan ini dibuat oleh seseorang yang sedang sibuk memikirkan Tugas Akhir. Memikirkan. Hanya memikirkan.
Sekali-kali jadi joki her. Sumpah. Cuma sekali.

Sabtu, 19 September 2015

...Jangan Menyerah

Minder karena merasa skill yang kita punya biasa aja? Tenang. Ringo juga pernah dianggap Jhon bukan drummer terbaik di The Beatles. Tapi kalian tahu betapa melegendanya nama beliau sekarang.

Merasa tidak cocok dengan pasangan kalian karena selalu beda satu sama lain? Coba kalian tengok Jhon sama Paul, mereka juga begitu. Tapi kalian lihat karya yang pernah mereka berdua buat. Yoi kan?

Patah semangat karena selalu ditolak? Ah, dulu The Beatles juga sering ditolak label rekaman karena katanya tidak akan laku di pasaran.

Jadi, intinya adalah.....

Kamis, 09 April 2015

,

Teguran

"Tertawalah, sebelum tertawa itu dilarang."
Ini jargonnya Warkop DKI, entah itu Dono, Kasino atau si Indro yang buat. Yang jelas diantara mereka bertiga lah yang bikin itu jargon.
Bukan. Saya tidak sedang membuat sebuah tulisan humor disini. Kalimat diatas sebenarnya sebuah peringatan, lakukanlah apa yang anda bisa lakukan sekarang sebelum terlambat. Seyogyanya, saya ini tipe orang yang "ngapain dikerjain sekarang, kalo besok masih ada waktu lagi?"
Utha Likumahuwa banget yah, hahaha.
Akhir tahun lalu sampai awal tahun ini semangat saya untuk beribadah seperti menghilang. Tidak ada yang khusus, hanya seperti alasan kebanyakan orang, saya malas. Tapi menjelang Minggu Palmarum yang lalu minat saya ke gereja mulai ada lagi. Keadaan disana tidak banyak berubah, jemaat di gereja kami masih beribadah diluar karena bangunan gereja kami disegel. Tidak mendapatkan izin dari pemerintah katanya. Ada sebuah mushola tepat disebelah gereja kami. Aneh. Kami sudah hampir 13 tahun mendirikan gereja di tempat ini, mengurus surat izin pun sudah kami lakukan, semua syarat seperti tanda tangan dan fotokopi KTP sudah kami serahkan tapi tetap tidak mendapat surat izin. Sedangkan mushola di sebelah kami yang baru 3 tahun langsung mendapat izin. Saya tidak memungkiri bahwa akan ada sesuatu yang tidak beres ketika pertama kali melihat sebuah papan yg bertuliskan bahwa akan ada sebuah mushola didirikan di sebelah gereja kami.
Saya tidak akan memperdebatkan siapa dan agama mana yang paling benar.  Perbedaan pendapat itu lumrah di negara ini dan harusnya tidak menjadi persoalan. Masjid Istiqlal dan gereja Katedral saja bisa berdampingan. Persoalan surat izin itu hanya dipakai oleh sekumpulan orang (yang merasa) suci untuk menghalangi kami untuk beribadah. Saya jadi ingat dulu bapak saya pernah ditugaskan pihak gereja untuk meminta tanda tangan dari pihak yang memimpin di lingkungan tempat tinggal kami, yah sebut saja beliau Pak RW-lah. Beliau menolak untuk menandatangani surat perizinan tersebut. Beliau beralasan takut jadi masuk Kristen kalo menandatangani surat itu. Imut sekali.
Bapak saya kembali ke rumah. Dia bilang bahwa negara ini lucu, mereka melarang ajaran komunis. Tapi disisi lain ketika ada penduduknya mau beribadah malah dilarang juga. Lah piye toh? Bukannya itu sama saja menyuruh kita untuk menjadi seorang komunis, ujar bapak saya dengan kesalnya.
Sekalipun bangunan gereja kami disegel hampir 3 tahun yang lalu tapi kami tetap bisa beribadah, yah walaupun hanya beralaskan tenda. Dan hari ini adalah hari terakhir kami bisa beribadah di tempat ini. Pemerintah setempat memberikan kami dua pilihan, antara kami dilarang beribadah atau semua gereja disana dilarang beribadah atau semua gereja dikumpulkan di satu tempat dan tetap bisa beribadah. Kebetulan di tempat saya ada 2 gereja lain yang bernasib sama. Saya jadi sadar, mungkin ini adalah sebuah teguran, terutama untuk saya. Saya membenci umat lain karena mereka menyegel gereja kami. Disisi lain, ketika saya bisa beribadah disana, saya malah malas beribadah dengan seribu alasan. Setidaknya, walaupun nanti kami tidak bisa beribadah di tempat ini lagi, kami masih bisa beribadah di tempat lain. Bukankah gereja bukanlah gedungnya atau tempatnya, tapi orangnya. Bangunan bisa disegel, tapi iman tidak.
Dan satu pelajaran yang bisa saya ambil disini: "beribadahlah, sebelum tempat ibadahmu disegel."

Minggu, 08 Februari 2015

KATAK YANG BERGUNA

Minggu, Februari 08, 2015
Ketika anda melewati sebuah jalan, kemudian ditengah jalan itu anda melihat sepuntung rokok atau sepotong sendal jepit, apakah anda akan memungutnya dan membawanya untuk menjadi koleksi kesayangan di rumah anda? Tentu tidak.

Senin, 05 Januari 2015

KEJUTAN

Saya bukan orang yang pandai membuat rencana. Itu terbukti ketika saya mencoba merealisasikan resolusi 2 tahun yang lalu. Resolusinya bagus, eksekusinya berantakan.

Kamis, 01 Januari 2015

Rabu, 26 Februari 2014

Kamis, 09 Januari 2014

Kapal Yang Baru

Bila saya berada di tempat yang jauh dari sebelumnya, itu membuat saya mulai berpikir.
Ketika saya mendapat teman yang baru, di lingkungan yang baru, akhirnya saya mulai sadar akan beberapa hal. Hal yang sebenar sudah lama tidak terpikirkan, bahwa sebenarnya
saya berada di titik dimana saya harus melangkah. Dan menemukan semangat yang baru, karna yang lama sudah habis. Habis ditelan kenyataan bahwa semua mimpi yang dulu saya angankan hanyalah sebuah mimpi di siang bolong.
Itu cerita usang 3 tahun lalu, sudah berlalu begitu lama, tapi belum terlalu lama. Karna rasanya baru kemarin saya bermimpi memutar kemudi kapal.
Dan sekarang saya harus pergi, semoga ombak di tengah laut sana tidak membuat kapal saya oleng lagi. Dan semoga angin berpihak kepada saya, sehingga saya bisa berlayar dengan baik. Mungkin saya akan bertemu dengan beberapa topan, karna sebetulnya ini bukan hari yang baik untuk berlayar. Tapi saya harus membawa kapal ini sekarang, sudah terlalu lama berdiam diri. Kompas saya sudah berfungsi dengan baik lagi, mesin nya juga sudah diganti dengan yang baru. 

Sekarang saya sudah siap memutar kemudi di tempat yang jauh dari sebelumnya.

Happy Birthday

Sebelum membaca tulisan ini, ijinkan saya bertanya sebentar. Apa kamu suka atau setidaknya mengenal Elton Jhon? kalau iya, kamu pasti bakalan tertawa membaca tulisan ini. Kalau tidak, silakan terusin membacanya. Semoga kamu menyadarinya.

*****************************************************************

Jumat, 27 September 2013

HERE TODAY, SEPENGGAL KISAH TENTANG LENNON DAN McCARTNEY

Jumat, September 27, 2013
Seberapa banyak kisah persahabatan yang kalian tahu? Saya pernah melihat kisah persahabatan yang indah di film 3 Idiots, juga Daud dan Yonatan di Sejarah bangsa Israel. Tapi menurut saya yang paling menarik adalah kisah antara Lennon dan McCartney.

Rabu, 31 Oktober 2012

Tupac Amaru Shakur

How many brothas fell victim to tha streetz 
Rest in peace young nigga
There's a Heaven for a 'G' be a lie
If I told ya that I never thought of death my niggas
We tha last ones left but life goes on.

Rabu, 29 Agustus 2012

Mau Jadi Apa Kamu Nanti, Daniel??

"Amang,kalo besar nanti mau jadi apa???" tanya bokap gue. Gue jawab "mau jadi astronout pak"
Lucu emang kalo ngebayangin jawaban gue tadi. Tapi ini jujur, dulu gue sempet punya angan2 jadi seorang astronout. GImana ceritanya sampai gue pengen jadi astronout???
Waktu kecil  banget duduk sendirian di teras rumah,dengerin alunan musik dari jangkrik, dan ditemani teman teman gue diatas sana. Yah, teman teman yg gue maksud itu adalah bintang bintang (kalo gag berkelap kelip namanya planet kecil aka  asteroid)
"What a beautiful moment"lah kalo kata orang bule.
Kalo aja gue bisa kesana. ketemu teman teman gue tadi, pasti rasanya...
Waktu kecil gue gag tau kalo bintang itu sebenarnya bola api panas yang jauh dari pandangan kita makanya keliatannya seperti titik yang bersinar,
Yah, namanya juga anak kecil, masih besarlah imajinasinya.

Tapi itu cerita dulu...
Sekarang kenyataannya, gue udah jauh dari jalan menuju cita cita gue yang tadi.
Lepas dari SMP gue dipaksa bokap ngambil pendidikan jurusan Pelayaran.
Kalo dipikir pikir manalah mungkin orang kampung macam gue ini bisa jadi astronout, gag lucu.
APA KATA DUNIA??????

Sekarang gue sibuk berkutat ama yang namanya dunia Pelayaran.
Jujur aja, gue sama sekali gag suka ama image seoranh pelaut.
Suka mabuk , judi, maen ama cewek nakal, banyak istri.....
Gag usah jauh jauh mikirin sampe sana dulu, pendidikan Pelayaran gue aja masih gag jelas gini.
Ujian Pelaut yang gag jelas kabarnya, mama yang nanya soal kabar UKP, apalagi kalo ngeliat temen gue yang udah pada sukses. Hadeuhhhh.

Tapi mau gimana lagi,
life goes on, homie" kalo kata 2Pac.
Lebih bagus gue berjalan kedepan daripada harus ngerenung sesuatu yang seharusnya gag usah dipikiran.
Mungkin pertanyaan bokap gue tadi masih berlaku sampe skarang.
 Pertanyaan yang dulunya gue jawab pake mulut dan imajinasi seorang Daniel kecil.

Jadi Daniel Besar,
Mau Jadi Apa kamu Sekarang????


Selasa, 28 Agustus 2012